SAMPAI
UMUR
Pada satu bab cerita; perjalanan panjang
Jari-jemari masih dilingkari cincin yang
tua
Kita saling menciumi kulit yang mengering
Sisa darah mengalir dan sedikit sisa
tenaga
Untuk mengisi malam-malam dan arti cinta
Di ranjang lawas, sebuah hadiah saat muda
Kita saling menyetubuhi sisa-sisa waktu
Menjadikan sebuah euforia kecil di sisa
usia
Sebelum kita mancat ke ranjang berikutnya
Ke waktu yang tak fana, ruang tak
terhingga
Nanti, sesekali kita tamasya ke sungai
firdaus
Bermain di taman bunga, membuat cinta lagi
2022
YANG DAHULU DIPISAH JARAK
Kita menikmati hujan malam
Melebur kalimat-kalimat rindu
Membawa cinta ke jalanan kota
Kita berpasangan seperti mereka
Yang membicarakan hari-hari tua
Dan bercita-cita bahagia bersama
Pelukmu dan rumpaka lagu cinta
Menghantar ke setiap persimpangan
Mananam euforia di setiap detak waktu
2022
MAKA AKU ADALAH KAMU
Aku ingin menjadi lembaran kertas putih
untuk kamu menuliskan ragam isi hati
Aku akan menjelma kuas dan kanvas
Melukis bibirmu tersenyum lagi;
setelah selesai dengan elegi
Izinkan aku menjadi lonceng,
mengingatkanmu setiap waktu
Bahwa aku ada
Selama nafasku masih berdzikir
Aku akan menjadi apa saja;
membuatkanmu butir-butir bahagia
Pun jika aku mancat ke surga firdaus;
akan kutunggu kamu di gerbang cahaya
Bersama para malaikat, aku menyambutmu
dengan puisi-puisi cinta yang pernah
kutulis
2022
0 Komentar