KONTÉS PASÉA, SAJIAN REALITA MASYARAKAT MENENGAH KEBAWAH

Saya tulis naskah drama komedi Sunda ini tahun lalu. Walaupun tak menghabiskan waktu berbulan-bulan, namun observasinya cukup panjang. Saya mencoba meramu realita sosial di lingkungan tempat saya tinggal. Bukan hanya dalam kurun waktu satu atau dua tahun ke belakang, saya mencoba mengendapkan peristiwa-peristiwa yang memiliki poin tertentu yang terjadi setidaknya dari satu dekade lalu.

Banyak peristiwa menunjukkan sulitnya ekonomi masyarakat, dan jika mampu menangkap, di dalamnya terdapat hal-hal unik yang jarang disadari. Saya hanya mengambil dari sudut anekdotnya saja karena untuk kepentingan komedi. Tidak mudah memang menulis naskah komedi, ada berbagai faktor yang harus dipertimbangkan.

Memainkan dinamika lakon sangatlah penting dalam komedi. Tidak harus selalu lucu, tidak monoton, penyimpangan ekspetasi penonton, grafik dialog lucu, dan banyak lagi. Komedi tak mesti harus sepenuhnya berisi hal lucu melainkan juga teka-teki dan sesuatu yang dapat memunculkan multitafsir (wilayah kritik terhadap pemerintah).

Naskah yang diberi judul Kontés Paséa ini digarap oleh UKM Teater Cagur UPI Kampus Tasikmalaya dan beberapa siswa SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, bekerja sama dengan Padepokan Seni Giri Hurip. Panggung pertama dilaksanakan pada 3 Juni 2023 lalu yang berlangsung dua sesi. Kami cukup puas dengan apresiator yang memenuhi Aula UPI Kampus Tasikmalaya tetapi tidak puas untuk berhenti berproses. Sampai jumpa di panggung selanjutnya. 



Posting Komentar

0 Komentar